Diskon Tiket Pesawat hingga 14 Persen, Bandara Juwata Tarakan Prediksi Lonjakan Penumpang Nataru

Diskon Tiket Pesawat hingga 14 Persen, Bandara Juwata Tarakan Prediksi Lonjakan Penumpang NataruFoto :

TARAKAN – Bandara Internasional Juwata Tarakan memprediksi terjadinya peningkatan jumlah penumpang selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Lonjakan penumpang diperkirakan berada pada kisaran 3 hingga 5 persen dibandingkan hari biasa.

Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Bandara Juwata Tarakan, Bambang Hartato, mengatakan peningkatan mobilitas masyarakat turut didukung kebijakan pemerintah yang memberikan diskon tarif tiket pesawat sebesar 13 hingga 14 persen. Program diskon tersebut berlaku mulai 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.

“Diskon tiket ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk bepergian menggunakan transportasi udara, khususnya selama masa libur Natal dan Tahun Baru,” ujar Bambang.

Ia menjelaskan, saat ini terdapat lima maskapai yang melayani penerbangan di Bandara Juwata Tarakan, yakni Lion Air, Batik Air, Citilink, Super Air Jet, dan AirAsia. Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang, AirAsia menambah frekuensi penerbangan dari tiga kali menjadi empat kali dalam sepekan selama periode Nataru.

“Penambahan frekuensi ini dilakukan untuk menampung potensi lonjakan penumpang. Peningkatan sudah mulai terlihat sejak libur sekolah,” jelasnya.

Selain penerbangan komersial, Bambang memastikan penerbangan perintis di wilayah Kalimantan Utara tetap beroperasi sesuai jadwal. Hal tersebut dilakukan guna menjaga aksesibilitas transportasi udara bagi masyarakat di wilayah pedalaman, terutama pada momentum libur akhir tahun.

Dalam menghadapi puncak arus mudik dan balik, Bandara Juwata juga telah mengaktifkan Posko Nataru sebagai pusat koordinasi lintas instansi. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 23 Desember 2025, sementara arus balik diprediksi berlangsung pada 3 hingga 4 Januari 2026.

“Jika terjadi peningkatan permintaan, maskapai siap mengajukan tambahan penerbangan atau extra flight,” tambahnya.

Bandara Juwata Tarakan turut menyiapkan langkah antisipasi terhadap berbagai kemungkinan, mulai dari kondisi darurat penerbangan, pengamanan bandara, hingga optimalisasi layanan informasi bagi penumpang. Seluruh upaya tersebut dilakukan demi memastikan kelancaran operasional bandara selama periode Nataru.

“Kami berharap perjalanan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru dapat berlangsung aman, nyaman, dan menyenangkan,” pungkas Bambang.