Zamantara.ID | Tarakan — Suasana haru dan bahagia menyelimuti SD Negeri 012 Tarakan pada hari ini, saat Yayasan Abulyatama Indonesia (YAI) Cabang Tarakan menggelar kegiatan khitan massal bagi anak yatim piatu, dhuafa, serta santri penghafal Al-Qur’an. Kegiatan sosial yang merupakan program tahunan yayasan tersebut diikuti oleh 25 peserta.
Kegiatan khitan massal ini menjadi salah satu bentuk kepedulian YAI terhadap kesehatan dan kesejahteraan anak-anak binaan, sekaligus membantu meringankan beban orang tua dan wali peserta, khususnya dari kalangan kurang mampu.

Sejak pagi hari, para peserta telah hadir bersama orang tua atau wali mereka di lokasi kegiatan. Meski terlihat tegang, raut wajah anak-anak juga memancarkan semangat dan antusiasme mengikuti rangkaian acara yang telah disiapkan panitia.
Salah satu peserta khitan yang berhasil diwawancarai mengungkapkan kesan polosnya usai menjalani proses khitan.
“Senang, tapi sakit juga,” ujarnya sambil tersenyum malu-malu.
Saat ditanya harapannya untuk kegiatan serupa di masa mendatang, anak tersebut berharap agar kegiatan khitan massal dapat kembali dilaksanakan.
“Semoga tahun depan ada lagi kegiatan seperti ini buat adik-adik yang belum khitan,” tambahnya.
Ungkapan sederhana tersebut mencerminkan perasaan campur aduk yang dirasakan para peserta, namun tetap menyisakan kebahagiaan karena dapat mengikuti kegiatan yang bermanfaat ini.
Ketua Panitia kegiatan, Bang Faisal, menjelaskan bahwa kegiatan khitan massal ini terlaksana berkat kolaborasi dan dukungan berbagai pihak.
Menurutnya, SDN 012 Tarakan memiliki peran penting dalam suksesnya kegiatan ini dengan memberikan izin penggunaan fasilitas sekolah.
“Yang pertama tentunya SDN 012, kepala sekolah yang telah memberikan izin penggunaan tempat serta sarana dan prasarana sehingga kegiatan khitan massal ini bisa terlaksana,” ungkap Faisal.
Selain itu, konsumsi peserta juga didukung penuh, sehingga anak-anak dan keluarga merasa nyaman selama mengikuti kegiatan.

Faisal menambahkan bahwa kegiatan ini diinisiasi oleh Yayasan Abulyatama Indonesia Cabang Tarakan, yang berada di bawah naungan Peradaban EOA (Employee of Allah), sebagai bagian dari komitmen yayasan dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Terkait jumlah peserta, Faisal menyebutkan bahwa pihaknya menargetkan 25 anak untuk mengikuti khitan massal tahun ini.
“Untuk kegiatan khitan massal ini ada 25 anak yang kita targetkan untuk disunat. Semoga ke-25 anak ini tuntas, sehat, dan tidak ada kendala apa pun,” jelasnya.
Ia berharap seluruh proses berjalan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi para peserta.
Faisal menegaskan bahwa khitan massal merupakan salah satu program kerja tahunan YAI Cabang Tarakan.
“Khitan massal ini adalah agenda rutin. Harapannya seluruh program kerja Yayasan Abulyatama Indonesia Cabang Tarakan bisa terus berjalan lancar, dan semakin banyak orang-orang baik yang membersamai istiqomah dalam kebaikan,” katanya.
Ia juga menyampaikan doa dan harapan untuk anak-anak peserta agar tetap menjaga ibadah, khususnya shalat lima waktu, membiasakan membaca Al-Qur’an setiap hari meski hanya satu lembar, serta tumbuh menjadi anak-anak yang berbakti kepada orang tua, keluarga, dan bangsa.
Rasa syukur juga disampaikan oleh salah satu wali peserta khitan. Seorang ibu yang anaknya mengikuti khitan massal mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini.
“Dengan kegiatan ini sudah membantu kami semua. Pokoknya segalanya sudah membantulah,” ujarnya singkat namun penuh makna.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak penyelenggara atas kepedulian yang telah diberikan kepada anak-anak mereka.
Sementara itu, Ketua Yayasan Abulyatama Indonesia Cabang Tarakan, Kak Dinda, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan khitan massal tahun ini.
“Alhamdulillah, terlaksana juga khitan massal yang memang menjadi program tahunan Yayasan Abulyatama Indonesia untuk berbagi bersama anak yatim binaan, dhuafa, dan santri penghafal Al-Qur’an,” tuturnya.
Ia juga mengapresiasi kolaborasi dengan SD Negeri 012 Gunung Lingkas, yang dinilai sangat terbuka dan mendukung penuh kegiatan sosial seperti ini.
“Sekolah ini sangat suportif, dan antusiasme siswa juga luar biasa. Bahkan salah satu peserta khitan massal juga merupakan siswa dari SDN 012,” jelas Dinda.
Dinda turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk para donatur dan komunitas sosial yang mendukung kegiatan ini, baik dalam bentuk materi maupun barang.

Kegiatan khitan massal ini juga didukung oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Cabang Tarakan yang berperan sebagai tim medis, serta KST (Komunitas Sedekah Tarakan) dan Next Project yang ikut berkontribusi dalam menyukseskan acara.
“Semoga ke depan kita bisa terus melanjutkan kegiatan rutin ini dan mengajak lebih banyak orang-orang dermawan untuk berkolaborasi dalam kebaikan,” pungkasnya.
Kegiatan khitan massal ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara yayasan sosial, sekolah, tenaga medis, dan masyarakat mampu menghadirkan manfaat besar bagi anak-anak yang membutuhkan.
Yayasan Abulyatama Indonesia Cabang Tarakan berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak anak di tahun-tahun mendatang.







5.jpg)
.png)









Komentar
Tuliskan Komentar Anda!