TARAKAN – Ketua Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) Kota Tarakan, Effendy Gunardi, S.E., M.M., memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Holiday Cup 2025 yang dinilai membawa dampak positif bagi pembinaan generasi muda, khususnya di bidang olahraga.
Menurut Effendy, Holiday Cup 2025 bukan sekadar ajang pertandingan, melainkan menjadi ruang pembelajaran dan pembentukan karakter bagi atlet muda di Kota Tarakan. Melalui kompetisi ini, para peserta memperoleh pengalaman bertanding yang sangat penting sebagai bekal menghadapi kejuaraan di level yang lebih tinggi.
“Holiday Cup 2025 merupakan kegiatan yang sangat positif. Ajang ini memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk menambah pengalaman, sekaligus melatih mental bertanding sejak dini,” ujarnya.
Turnamen tersebut mempertandingkan sejumlah cabang olahraga, di antaranya bola basket, bola voli, dan futsal, yang dinilai mampu menjangkau minat dan potensi atlet muda dari berbagai latar belakang. Effendy menilai, pengalaman bertanding dalam suasana kompetitif seperti ini menjadi modal penting dalam pembinaan atlet jangka panjang.
Lebih jauh, Effendy menegaskan bahwa Holiday Cup 2025 juga memiliki peran strategis sebagai bagian dari persiapan menghadapi Kejuaraan PORPROV II 2026 yang akan digelar di Kabupaten Malinau. Menurutnya, ajang ini menjadi sarana awal untuk memetakan potensi atlet serta meningkatkan kualitas permainan secara bertahap. Target kita pasti nya Emas, baik tim basket putra dan putri kota Tarakan pada PORPROV II 2026 mendatang.
Fokus utama pembinaan, kata dia, tetap diarahkan pada cabang bola basket, tanpa mengesampingkan cabang olahraga lainnya. Melalui kompetisi berkelanjutan, diharapkan pembinaan atlet dapat berjalan lebih terstruktur dan berkesinambungan.

“Target kita jelas, mempersiapkan tim basket Kota Tarakan agar mampu bersaing dan unggul di tingkat provinsi. Untuk Kota Tarakan sendiri, baik tim putra maupun putri diarahkan agar bisa menjadi juara,” tegasnya.
Selain aspek teknis, Effendy juga menekankan pentingnya membangun mental juara bagi para atlet muda. Menurutnya, mental bertanding, disiplin, dan sportivitas tidak bisa dibentuk secara instan, melainkan harus dilatih melalui berbagai kompetisi seperti Holiday Cup.
Ia pun mengajak seluruh pihak, mulai dari orang tua, pelatih, sekolah, hingga pemerintah daerah, untuk terus memberikan dukungan dan doa agar pembinaan generasi muda di bidang olahraga dapat berjalan maksimal.
Dengan dukungan bersama, Effendy berharap kegiatan seperti Holiday Cup dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda rutin dalam pembinaan olahraga di Kota Tarakan.
“Melalui kompetisi yang konsisten, kita berharap lahir atlet-atlet berprestasi yang tidak hanya mampu mengharumkan nama Tarakan, tetapi juga Kalimantan Utara di level yang lebih tinggi,” pungkasnya. (*)







5.jpg)
.png)









Komentar
Tuliskan Komentar Anda!