Demokrat Kaltara Berduka atas Berpulangnya Kepala Bappilu Kaltara

Demokrat Kaltara Berduka atas Berpulangnya Kepala Bappilu KaltaraFoto :

TARAKAN – Suasana duka menyelimuti Kota Tarakan atas berpulangnya almarhum Safril Bin Husin M Ali, sosok yang dikenal luas sebagai pribadi pekerja keras, loyal, dan berdedikasi tinggi dalam berbagai bidang. Sejumlah tokoh menyampaikan belasungkawa mendalam atas berpulangnya almarhum. Di antaranya Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes; Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Utara, Dr. Yansen Tipa Padan, M.Si; serta Ketua Ikatan Kerukunan Keluarga Berau (IKKB Kaltara), Dr. Bustan, M.Si.

Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes, secara langsung menyampaikan rasa kehilangan saat melayat dan mengikuti prosesi pemakaman almarhum.

“Atas nama pribadi dan keluarga, saya menyampaikan turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya almarhum sahabat kita, Bapak Safril Bin Husin. Kepergian beliau sungguh mengejutkan, karena saya sendiri baru mengetahui kabar duka ini tadi malam,” ujar dr. H. Khairul, M.Kes.

Ia menuturkan kehadirannya dalam prosesi tersebut sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum.

“Saya datang ke sini dengan niat untuk turut menshalatkan dan mengantarkan almarhum ke peristirahatan terakhir. Tentu kita semua berdoa semoga seluruh amal ibadah almarhum diterima oleh Allah SWT, segala dosanya diampuni, serta kuburnya dilapangkan. Semoga keluarga yang ditinggalkan, khususnya istri dan anak-anak, diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan oleh Allah SWT,” ucapnya.

Duka yang sama juga disampaikan Ketua DPD Partai Demokrat Kaltara, Dr. Yansen Tipa Padan M.Si, yang mengenang almarhum sebagai sosok penting dalam tim kerja dan kehidupan sosial.

“Pertama-tama, saya merasa bangga pernah memiliki seorang kawan, sahabat, sekaligus rekan satu tim kerja. Tidak mudah membangun sebuah tim yang solid, karena sangat sulit menemukan orang yang benar-benar memahami dan mengerti pekerjaannya,” kata Dr. Yansen Tipa Padan M.Si.

Menurutnya, almarhum Safril Bin Husin M Ali merupakan bagian penting dalam sistem kerja yang saling menguatkan dan menghidupkan.

“Beliau adalah salah satu subsistem penting dalam sistem kerja kami. Ia bekerja bukan karena dorongan dari luar, melainkan karena kesadaran dan kekuatan dari dalam dirinya sendiri,” ujarnya.

ia menegaskan bahwa kepergian almarhum meninggalkan kehilangan besar yang sulit tergantikan.

“Meskipun pengganti selalu ada, tetapi untuk menemukan sosok yang setara, baik dari segi peran maupun karakter, saya rasa tidak mudah. Inilah yang menjadi kesedihan besar bagi kami,” tuturnya.

Ia juga menggambarkan almarhum sebagai pribadi yang sangat komplet—loyal, setia, rajin bekerja, mampu bekerja, dan tidak pernah memilih-milih pekerjaan.

“Ukuran orang yang benar-benar baik adalah ketika kehadirannya mampu menghidupkan suasana. Dan itulah yang saya lihat pada diri beliau. Dalam situasi yang tegang sekalipun, kehadirannya mampu mencairkan suasana,” ungkap Dr. Yansen Tipa Padan M.Si.

Lebih jauh, ia menilai kepergian Safril Bin Husin M Ali bukan hanya dirasakan di satu bidang, tetapi di berbagai lini kehidupan.

“Kita kehilangan beliau di dunia politik, olahraga, sosial kemasyarakatan, bahkan ekonomi. Meskipun beliau tidak dikenal dengan capaian yang spektakuler, kehadirannya selalu menghidupkan. Itulah nilai besar dari diri beliau,” katanya.

Secara pribadi, ia mengaku sangat terpukul atas kepergian almarhum, namun bersyukur masih sempat memberikan penghormatan terakhir.

“Hari ini saya bersyukur masih sempat melihat beliau untuk terakhir kalinya. Meski beliau telah pergi, setidaknya hati saya merasa lebih lega karena sempat memberikan penghormatan terakhir,” pungkasnya.

Kepergian Safril Bin Husin M Ali meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan masyarakat luas. Namun nilai keteladanan, dedikasi, serta semangat pengabdian yang ia tinggalkan akan terus dikenang.