TARAKAN – Semangat olahraga berbasis alam mulai menggeliat di Kalimantan Utara. Hal ini terlihat dari suksesnya pelaksanaan Kaltara Fun Trail 2026 yang digelar di kawasan Gunung Selatan pada Minggu (12/04/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya olahraga trail run dikemas secara resmi dan terorganisir di Kalimantan Utara.
Event ini diselenggarakan oleh Dispora Kaltara yang berkolaborasi dengan The North Borneo dan ALTI Kaltara.
Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Utara, Saiful Bacri, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pengembangan olahraga berbasis alam di daerah.
Kaltara Fun Trail 2026 tidak sekadar menjadi ajang olahraga biasa, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk mengenal lebih jauh olahraga trail run.
Berbeda dengan lari pada umumnya, trail run menggabungkan unsur olahraga dengan eksplorasi alam. Peserta harus melintasi jalur alami seperti hutan, perbukitan, hingga medan yang menantang secara fisik dan mental.
Ketua panitia kegiatan menyampaikan bahwa pelaksanaan event ini menjadi tonggak awal berkembangnya olahraga trail di Kalimantan Utara.

“Sebagai ketua panitia, kami sangat bangga bisa melaksanakan kegiatan trail pertama kali di Kalimantan Utara. Ini menjadi awal baru pilihan olahraga bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat yang sudah memiliki hobi trail run untuk menyalurkan minat sekaligus meningkatkan kemampuan.
“Bagi teman-teman yang sudah hobi olahraga trail, ini bisa menjadi wadah motivasi untuk berkompetisi ke depannya,” tambahnya.
Selain sebagai ajang rekreasi olahraga, Kaltara Fun Trail 2026 juga memiliki fungsi strategis dalam pembinaan atlet.
Ketua panitia yang juga menjabat sebagai Bendahara Umum ALTI Kaltara menyebutkan bahwa kegiatan ini dimanfaatkan sebagai langkah awal untuk menjaring potensi atlet trail di daerah.
“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari proses seleksi atlet ALTI yang nantinya akan kami bina lebih lanjut,” jelasnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa event tahun ini masih bersifat fun run atau non-kompetitif.
Ke depan, ALTI Kaltara berencana mengembangkan event ini menjadi ajang kompetisi resmi yang lebih serius dan terstruktur.
“Ke depan, kami akan mengarah ke kegiatan yang lebih kompetitif dan berorientasi prestasi. Saat ini masih bersifat fun,” katanya.
Keberhasilan penyelenggaraan Kaltara Fun Trail 2026 tidak lepas dari sinergi berbagai pihak.
Mulai dari pemerintah daerah, organisasi olahraga, komunitas, hingga dukungan dari berbagai brand lokal yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

“Kegiatan ini bisa terlaksana berkat kerja sama antara Dispora Kaltara, ALTI Kaltara, dan The North Borneo, serta dukungan dari teman-teman brand yang aktif dalam kegiatan olahraga di Kalimantan Utara,” ungkap panitia.
Kolaborasi ini dinilai menjadi contoh bagaimana pengembangan olahraga daerah dapat dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai elemen.
Dari sisi peserta, Kaltara Fun Trail 2026 mendapatkan respons yang sangat positif.
Salah satu peserta dari kategori perempuan, Meida Novita, mengaku terkesan dengan pelaksanaan event tersebut.
Ia menyebut persiapan yang relatif singkat tidak mengurangi kualitas pelaksanaan kegiatan.
“Saya baru dapat info di akhir Maret, jadi persiapannya hanya sekitar dua minggu. Tapi dalam waktu singkat, event ini bisa berjalan lancar dan sederhana,” ujarnya.
Menurutnya, aspek keamanan dan kenyamanan peserta juga menjadi perhatian utama panitia.
“Pengawalan peserta betul-betul diperhatikan. Jadi kita sebagai peserta benar-benar bisa menikmati event ini dengan aman dan fun,” tambahnya.
Ia berharap ke depan event serupa dapat terus dikembangkan menjadi lebih besar dan profesional.
“Harapannya yang sudah ada ini bisa terus dikembangkan menjadi lebih baik lagi,” tuturnya.
Pelaksanaan Kaltara Fun Trail 2026 juga membuka peluang besar bagi pengembangan sport tourism di Kalimantan Utara.
Dengan kondisi geografis yang masih alami dan memiliki banyak jalur potensial, Kaltara dinilai sangat cocok untuk pengembangan olahraga berbasis alam seperti trail run.
Gunung Selatan sebagai lokasi kegiatan menjadi bukti bahwa potensi alam di daerah ini dapat dimanfaatkan sebagai daya tarik olahraga sekaligus wisata.
Jika dikelola secara konsisten, kegiatan seperti ini tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga mampu meningkatkan kunjungan wisata serta menggerakkan ekonomi lokal.
Lebih dari sekadar event olahraga, Kaltara Fun Trail 2026 juga membawa pesan penting tentang gaya hidup sehat.
Kegiatan ini menjadi ajakan terbuka bagi masyarakat untuk mulai beralih ke aktivitas fisik yang menyehatkan sekaligus menyatu dengan alam.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, olahraga seperti trail run berpotensi menjadi tren baru di Kalimantan Utara.

Ke depan, ALTI Kaltara bersama para stakeholder berencana menjadikan Kaltara Fun Trail sebagai agenda rutin tahunan.
Dengan peningkatan skala dan kualitas penyelenggaraan, event ini diharapkan mampu menarik lebih banyak peserta, baik dari dalam maupun luar daerah.
Tidak hanya sebagai ajang olahraga, tetapi juga sebagai sarana promosi daerah yang efektif.
Kaltara Fun Trail 2026 pun menjadi langkah awal yang menjanjikan dalam membangun ekosistem olahraga trail di Kalimantan Utara.
Dengan semangat kolaborasi dan dukungan berbagai pihak, bukan tidak mungkin Kaltara akan menjadi salah satu destinasi trail run terbaik di Indonesia di masa depan. (z)








5.jpg)
.png)









Komentar
Tuliskan Komentar Anda!