Dua Karyawan Kafe di Tarakan Diduga Alami Pelecehan, Pelaku Disebut Berperilaku Aneh

Dua Karyawan Kafe di Tarakan Diduga Alami Pelecehan, Pelaku Disebut Berperilaku AnehFoto :

TARAKAN – Dua karyawan sebuah kafe di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, diduga menjadi korban pelecehan saat melakukan closing atau penutupan operasional pada malam hari. Kasus ini kini tengah dilaporkan ke pihak berwajib.

Salah satu korban mengungkapkan bahwa ia mengalami pelecehan secara verbal, sementara rekannya yang masih junior menerima tindakan pelecehan fisik. Insiden itu bermula dari perilaku mencurigakan seorang pelanggan yang kerap datang ke kafe tersebut.

Menurut penuturan korban, pelanggan itu berbicara tidak teratur, tampak gelisah, dan menunjukkan gerak-gerik seperti orang berada di bawah pengaruh obat-obatan, meski tidak tercium aroma alkohol.

“Pelaku sudah bicara ngelantur dan sempat memanggil saya ‘sayang’ dua kali. Junior saya juga dipanggil ‘sayang’, padahal kami tidak mengenalnya secara dekat,” ucap korban.

Tidak lama setelah pelecehan verbal terjadi, dugaan pelecehan fisik menyusul. Korban junior yang saat itu sedang menyusun kursi, meja, dan mengumpulkan asbak di area luar bar tiba-tiba dihampiri pelaku. Tanpa izin, pelaku mengusap bagian bokong korban secara perlahan.

Aksi itu diketahui langsung oleh korban pertama dari dalam area bar.

“Saya melihatnya jelas dari dalam bar. Saya langsung lari keluar untuk menghadang pelaku. Situasinya langsung kacau,” ungkapnya.

Hingga saat ini, pihak manajemen kafe belum memberikan pernyataan resmi mengenai langkah atau tindak lanjut yang akan diambil terhadap peristiwa tersebut.

Para korban menyebutkan bahwa mereka telah melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib agar tindakan serupa tidak kembali menimpa pekerja lainnya.