Futsal Liga Santri Tarakan 2026 Sukses, Unit Sabilul Muttaqin berhasil keluar sebagai juara pertama

Futsal Liga Santri Tarakan 2026 Sukses, Unit Sabilul Muttaqin berhasil keluar sebagai juara pertamaFoto :

TARAKAN - Gelaran Futsal Liga Santri 2026 yang diselenggarakan oleh Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-kanak Al-Qur'an (LPPTKA) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Tarakan telah resmi usai. Kompetisi ini berhasil mencuri perhatian masyarakat Kota Tarakan dengan antusiasme melimpah dari berbagai kalangan, khususnya para santri.  

Unit Sabilul Muttaqin berhasil keluar sebagai juara pertama, diikuti oleh unit Khoirul Ummah di posisi kedua, dan unit Nur Iman yang meraih juara ketiga.  

Ketua BKPRMI Tarakan, Kamal, SH, M.Pd, menyampaikan rasa syukurnya atas keberhasilan acara ini dan berharap Liga Santri dapat kembali dilaksanakan pada tahun 2027. Dalam keterangannya usai menyerahkan piala bergilir pada Minggu (17/5/2026), Kamal mengungkapkan harapannya agar lebih banyak pihak, terutama perusahaan melalui program CSR, mau mendukung kegiatan seperti ini di masa depan.  

"Selain membentuk akhlak anak didik di TK/TPA, kami juga ingin mengembangkan jiwa sportifitas mereka melalui olahraga. Di balik akhlak santri yang baik, kesehatan fisik juga sangat penting untuk dijaga," ujarnya optimis.  


Tidak hanya itu, Kamal menambahkan bahwa hasil Liga Santri tahun ini akan menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan kualitas pelaksanaan di tahun-tahun mendatang. Dia mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, hingga pengusaha setempat untuk bersama-sama mendukung kegiatan positif ini.  

"Kami ingin menanamkan kesadaran bahwa pendidikan agama bisa sejalan dengan pembinaan fisik melalui olahraga yang sehat dan sportif," tambah Kamal.  

Mengingat Liga Santri telah direncanakan menjadi agenda tahunan, BKPRMI berencana meningkatkan komunikasi dengan Pemda, khususnya Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Tarakan.  

"Anak-anak kita membutuhkan waktu untuk rekreasi dan beraktivitas fisik. Mereka tidak hanya mengejar kehidupan akhirat semata, tetapi juga perlu menikmati dunia dengan cara yang bermanfaat dan sehat. Itulah yang kami tekankan," ujar Kamal penuh harap.  

Direktur LPPTKA BKPRMI Tarakan, Muhammad Maliki, S.Kom, menambahkan bahwa Liga Santri perdana ini melibatkan lebih dari 60 tim dari berbagai kecamatan di Tarakan. Ia optimistis kegiatan serupa dapat kembali digelar di tahun mendatang dengan persiapan yang lebih matang.  

"Tahun depan kami akan membentuk tim khusus untuk memastikan kelancaran Liga Santri kedua. Selain itu, kami akan memprioritaskan evaluasi terhadap berbagai hal, termasuk upaya maksimal dalam mendapatkan sponsor. Ke depan, sistem pertandingan mungkin akan lebih terstruktur dengan pengelompokan berdasarkan usia peserta," jelas Maliki.  

Semoga kehadiran Liga Santri terus menjadi wadah bagi generasi muda, khususnya para santri, untuk berprestasi tidak hanya dalam pendidikan agama tetapi juga di bidang olahraga. Dengan tubuh yang sehat dan karakter mulia, generasi mendatang dapat semakin produktif dalam membangun bangsa.